jasa desain kaos | desain batik | setting film sablon

jasa desain kaos | desain batik | setting film sablon
Email : mastertracer69@gmail.com | Tlp. 081394478284 | Pin 30F8D804

tuntunan lengkap tata cara doa bacaan niat wudhu dan syarat rukun berwudhu

tuntunan-lengkap-tata-cara-doa-bacaan-niat-wudhu-dan-syarat-rukun-berwudhu-yang-baik-dan-benar
tuntunan lengkap tata cara doa bacaan niat wudhu dan syarat rukun berwudhu yang baik dan benar tuntunan-lengkap-tata-cara-doa-bacaan-niat-wudhu-dan-syarat-rukun-berwudhu-yang-baik-dan-benar

Wudhu ( berwudhu ) adalah cara mencuci atau membasuh anggota badan tertentu dg air suci dan menyucikan sebelum mengerjakan Shalat fardhu 5 waktu (Shalat Wajib maupun Shalat Sunnah),


Menurut madzhab Hanafiyah Pengertian Wudhu yaitu Mensucikan diri menggunakan Air untuk 4 (empat) anggota tubuh yang wajib kita basuh yaitu di sucikan yaitu Wajah, Kedua Tangan, Kepala dan kedua kaki ,sedangkan membasuh atau mensucikan Mulut, Hidung, Rambut dan Kuping merupkan sunnah dalam berwudhu.

Berwudhu bisa pula menggunakan debu yang disebut dengan tayammum. bilamana kondisi darurat tidak ada air sama sekali, itupun hanya berlaku untuk satu waktu saja misalnya sholat dhuhur, untuk sholat ashar kita harus bertayamum kembali.

Berwudhu merupakan Syarat Sah Shalat sehingga jika anda mengerjakan suatu Shalat tetapi tidak Berwudhu terlebih dahulu maka Shalat yang sobat kerjakan mubah atau tidak sah.

Seperti Sabda Nabi Muhammad Saw seperti,


 ” Tidak diterima Sholatmu tanpa Bersuci atau Wudhu (HR. Muslim)
 ” Bersuci atau Berwudhu adalah sebagian dari iman (HR. Muslim).

Sedangkan untuk Keutamaan Berwudhu dan Manfaat Wudhu sendiri sudah banyak diterangkan didalam Sabda Nabi Muhammad Saw seperti


” Barang Siapa yg Berwudhu secara Sempurna, maka dosa – dosa’nya akan gugur atau hilang di jasad-nya hingga keluar jg dari bawah kuku-kuku’nya (HR. Muslim)
dan ”’ Sungguh Umat’ku kelak akan datang pd hari kiamat dlm keadaan muka dan kedua tangan’nya kemilau bercahaya karena bekas Berwudhu ”’.



Berikut adalah tata cara doa bacaan niat wudhu dan syarat rukun berwudhu yang baik dan benar ;

Syarat wudhu

Ada 5 (lima) syarat untuk berwudu;

1  Beragama Islam
Maka tidak syah wudhunya orang kafir atau orang murtad

2. Tamiyiz
Yang dimaksud dengan tamiyiz adalah seseorang yang memahami dari pada percakapan atau bisa makan sendiri, minum sendiri dan membersihkan buang hajat sendiri atau bisa membedakan antara kanan dan kiri

3.  Bersih dari haid dan nifas
Haid adalah darah yang keluar pada waktu tertentu bagi setiap wanita yang sudah dewasa. sedangkan nifas adalah darah yang keluar setelah melahirkan.

4. Tidak adanya sesuatupun yang mencegah sampainya air ke kulit anggota wudhu
Yaitu bersihnya kulit anggota wudhu dari semisal cat atau kotoran kotoran lain yang menempel di kulit sehingga air tidak bisa masuk.

5.  Memakai air yang suci dan mensucikan
Yaitu air yang digunakan adalah air yang bersih dari najis dan juga bukan air musta'mal. air musta'mal adalah air yang digunakan  pertama kali dalam bersuci (basuhan wajib).

Sunnah wudhu

Berikut sunnah-sunnah wudhu yang biasa dilakukan oleh Nabi Muhammad SAW:

1. Siwak, sebagaimana yang diriwayatkan dari Abu Hurairah r.a. bahwa Rasulullah saw. bersabda,"Kalaulah sekiranya aku tidak (khawatir) akan memberatkan umatku, niscaya kuperintahkan mereka bersiwak setiap kali wudhu."

2. Mencuci kedua telapak tangan tiga kali pada awal wudhu’, sebagaimana yang telah diriwayatkan dari Utsman bin Affan r.a. yang mengisahkan wudhu’ Nabi saw. di mana dia membasuh kedua telapak tangannya tiga kali.

3. Kumur-kumur dan instinsyaq sekali jalan, tiga kali:
"Dari Abdullah bin Zaid r.a. tentang dia mengajarkan (tata cara) wudhu’ Rasulullah saw., di mana dia berkumur-kumur dan instisyaq dari satu telapak tangan. Dia berbuat demikian (sebanyak) tiga kali."

4. Bersungguh-sungguh dalam berkumur-kumur dan istinsyaq:
kecuali bagi orang yang berpuasa, berdasarkan hadits Nabi saw., "Bersungguh-sungguhlah dalam beristinsyaq, kecuali kamu dalam keadaan berpuasa."

5. Mendahulukan anggota wudhu’ yang kanan daripada yang kiri karena ada hadits Aisyah r.a. yang mengatakan, "Adalah Rasulullah saw. mencintai mendahulukan anggota yang kanan dalam hal mengenakan alas kaki, menyisir, bersuci dan dalam seluruh ihwahnya."

6. Menggosok, karena ada hadits Abdullah bin Zaid yang mengatakan, "Bahwa Nabi saw. pernah dibawakan dua sepertiga mud (air), kemudian beliau berwudhu’, maka beliapun menggosok kedua hastanya."

7. Membasuh tiga kali, tiga kali, sebagaimana yang telah dijelaskan oleh Utsman bin Affan ra (pada awal pembahasan wudhu’) bahwa Nabi SAW berwudhu’ tiga kali, namun ada juga riwayat yang sah yang menyatakan, "Bahwa Nabi saw. pernah berwudhu’ satu kali satu dan kali dua kali dua kali."

Dianjurkan pula kadang-kadang mengusap kepala lebih dari sekali (tiga kali) karena ada riwayat, dari Utsman bin Affan r.a. bahwa ia pernah mengusap kepadanya tiga kali seraya berkata, "Saya pernah melihat Rasulullah saw. berwudhu’ (dengan mengusap kepala) begini."

8. Tertib, karena kebanyakan cara wudhu’ Rasulullah saw. selalu dengan tertib sebagaimana yang telah disampaikan sejumlah sahabat yang meriwayatkan wudhu’ beliau saw. Akan tetapi, ada riwayat yang sah dari al-Miqdam bin Ma’dikariba ia berkata :

"Bahwa Rasulullah saw. pernah dibawakan air wudhu’, lalu beliau berwudhu’ membasuh kedua telapak tangannya tiga kali dan membasuh wajahnya tiga kali, kemudian membasuh kedua hastanya tiga kali, kemudian berkumur-kumur dan mengeluarkan air yang telah dimasukkan ke dalam hidung tiga kali, kemudian mengusap kepalanya dan dua telinganya."

9. Berdo’a sesudah wudhu’. Sebagaimana yang dijelaskan dalam sabda Nabi saw. "Tak seorangpun di antara kalian yang berwudhu’ dengan sempurna, lalu mengucapkan (do’a) "Asyhadu allaa ilaaha illallahu wahdahu laa syariika lah, wa asyhadu anna muhammadan ’abduhu wa rasuuluh (Aku bersaksi bahwa tiada Ilah (yang patut diibadahi) kecuali Allah semata tiada sekutu bagi-Nya; dan aku bersaksi, bahwa Muhammad hamba dan Rasul-Nya)." melainkan pasti dibukalah baginya pintu-pintu surga yang delapan, ia boleh masuk dari pintu mana saja yang dikehendakinya." (


Rukun wudhu

1.Niat 


Pertama Anda harus berniat dengan sungguh-sungguh untuk melakukan wudhu. Setelah itu Anda juga harus membaca doa wudhu, yaitu

2.Membasuh Muka 


Membasuh seluruh muka sebanyak tiga kali. Batas muka adalah hingga perbatasan antara muka dan rambut di kepala hingga dagu. Jika Anda orang yang berjenggot sebaiknya Anda membersihkan celah-celah rambut jenggot dengan jari tangan Anda.

3.Membasuh Kedua Tangan 


Membasuh tangan sampai siku sebanyak tiga kali. Anda harus memulainya dari tangan kanan terlebih dahulu.

4.Membasuh Sebagian Kepala.


Caranya adalah dengan membasahi kedua telapak tangan dengan air, lalu mengusapkannya ke kepala mulai dari depan ke belakang.

5.Membasuh Kedua Kaki, 


Membasuh kaki hingga mata kaki sebanyak tiga kali. Anda harus membersihkan celah-celah jari-jari kaki. Hal ini karena kotoran dan kuman sering terdapat pada celah-celah tersebut.

6.Tertib


Yaitu tidak mendahulukan bagian yang satu dengan bagian yang lainnya atau sesuai urutan fardhu wudhu diatas.

Adapun air yang diperbolehkan untuk berwudhu

1.Air hujan
2.Air sumur,
3.Air terjun, laut atau sungai,
4.Air dari lelehan salju atau es batu,
5.Air dari tangki besar atau kolam.

Jenis air yang tidak diperbolehkan untuk wudhu

1.Air yang tidak bersih atau ada najis,
2.Air sari buah atau pohon,
3.Air yang telah berubah warna, rasa dan bau dan menjadi pekat karena sesuatu telah direndam di dalamnya,
4.Air dengan jumlah sedikit (kurang dari 1000 liter) yang terkena sesuatu yang tidak bersih seperti urin, darah atau minuman anggur atau ada seekor binatang mati di dalamnya,
5.Air bekas wudhu
6.Air yang tersisa setelah binatang haram meminumnya seperti anjing, babi atau binatang mangsa,
7.Air yang tersisa oleh seseorang yang telah mabuk karena khamr (minuman keras).


Ada beberapa perkara atau hal yang dapat membatalkan syahnya wudhu, di antaranya adalah:

Keluar sesuatu dari lubang kelamin dan anus, berupa tinja, kencing, kentut,dan semua hadats besar seperti keluarnya air mani, madzi, jima', haid, nifas,
Tidur lelap (dalam keadaan tidak sadar),
Hilangnya akal karena mabuk, pingsan dan gila,
Memakan daging unta,
Menyentuh kawasan sekitar anus (dubur).


Berikut adalah cara cara mengerjakan Wudhu yang baik dan benar sesuai ajaran contoh dari Rasulullah Muhammad SAW

1. Membaca Bismillah sambil mencuci kedua belah tangan sampai bersih.

cara-wudhu-membasuh-telapak-tangan


2. Membersihkan mulut atau berkumur sebanyak 3 kali,


cara-berwudhu-membasuh-mulut-berkumur-kumur


3. Mencuci hidung sebanyak 3 kali

cara-berwudhu-mencuci-hidung


4. Membasuh muka atau kepala dari atas kening sampai bawah dagu dan lebarnya dari telinga kanan ke telinga kiri sebanyak 3 kali

cara-berwudhu-mencuci-muka


5. Membasuh kedua Tangan anda sampai siku sebanyak 3 kali.


cara-berwudhu-mencuci-tangan

6. Menyapu membasuh sebagian Rambut kepala sebanyak 3 kali


cara-berwudhu-mencuci-rambut-kepala

7.Menyapu kedua Telinga anda baik Telinga kiri dan Telinga kanan sampai tiga kali.

cara-mengerjakan-berwudhu-mencuci-telinga


8. Mencuci kedua kaki anda dari ujung kaki sampai mata kaki sampai tiga kali.
cara-mengerjakan-berwudlu-mencuci-kaki

Membaca Doa Setelah Wudhu

doa-berwudhu

Setelah menyelesaikan Wudhu maka disunahkan untuk anda semua untuk membaca Doa Setelah Wudhu,


doa-setelah-berwudhu


Setelah selesai berwudhu dengan baik dan beban sesuai contoh Rasulullah Muhammad SAW  maka sobat langsung bersiap untuk melaksanakan Shalat fardhu lima waktu ( Shalat Wajib 5 waktu atau sholat Sunnah)

Demikian tuntunan lengkap tata cara doa bacaan niat wudhu dan syarat rukun berwudhu  yang baik dan benar , semoga menjadikan kifarat dari dosa dengan sering melakukan wudhu setiap akan sholat fardhu

related post




0 Response to "tuntunan lengkap tata cara doa bacaan niat wudhu dan syarat rukun berwudhu "

Post a Comment

Terima kasih sudah berkunjung dan berkomentar di blog tipstriksib

WARNING!!
Komentar SPAM akan dihapus segera setelah saya review
Bila anda senang dengan artikel ini silahkan berkomentar dengan baik dan bijak.

loading...